Skip to content

MOTIVASI ISLAM MENGEMBANGKAN ILMU PENGETAHUAN

Maret 12, 2012

Oleh: R. Moh. Nurgiri, 1006697576

Data Publikasi:

  1. Judul  Buku                                   : Menjadi Cendikiawan Muslim
  2. Pengarang                                     : Dr. KH Zakky Mubarak, MA
  3. Kota dan Nama Penerbit              : Jakarta, Yayasan Ukhuwah Insaniah
  4. Tebal  Buku                                   : 351 halaman

 

Peran agama dalam sejarah kebudayaan manusia adalah berubah, dari masa ke masa. Peran ini adakalanya demikian kuat, sehingaga ia menjadi pedoman suci dan tumpuan harapan dari segenap umat manusia, dan adakalanya sangat  lemah ditengah-tengah kehidupan masyarakat, sehingga hamper dilupakan. Kuat atau lemahnya peranan suatu agama dalam kebudayaan umat manusia, sangat bergantung pada esensi dari ajaran agama itu sangat menghargai akal pikiran manusia, mengarah pada pencapaian ilmu dan peradaban yang luhur, maka ia akan memiliki peranan yang menentukan di tengah-tengah kehidupan umat manusia,. Sebaliknya bila esensi dari ajaran agama itu tidak memberikan penghargaan yang layak pada akal fikiran manusia dan mengarah kepada taqlid atau kebekuuan berfikir, tidak menghargai ilmu pengetahuan maka  peranannya akan melemah di kalangan umat manusia.

Abad modern sekarang ini yang disebut abad ilmu pengetahuan,ditandai dengan pemikiran rasional dan filosofis serta kemajuan-kemajuan luar biasa di bidang sains dan teknologi, akan meninggalkan ajaran agama yang tidak menghargai akal fikiran, tidak mengarahkan umatnya untuk mencapai ilmu pengetahuan. Sebaliknya agama yang mengajarkan umatnya agar menggunakan akal fikirannya semaksimal mungkin, memerintahkan untuk meraih ilmu pengetahuan dan mengarah pada keluhuran akhlak akan diterima dengan sangat baik oleh masyarakat modern. Agama seperti itulah yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat modern sekarang ini, karena pada hakekatnya manusia membutuhkan kebahagiaan jasmani dan rohani, kebahagiaaan lahir dan bathin. Kebahagiaan yang lengkap itu tidak mungkin akan diperoleh manusia modern tanap mengikuti bimbingan agama.

Agama Islam adalah agama yang sangat memperhatikan ilmu pengetahuan,. Ia mendorong umatnya agar terus menuntut ilmu, meraih sains dan teknologi, menggunakan akal fikiran, menggali dan menganalisa setiap aspek ilmu pengetahuan dalam segala lapangan kehidupan. Islam adalah agama kehidupan yang selalu sesuai dengan perkembangan zaman dan dapat diterapkan dalam segala tempat.

Ayat-ayat Al-Qur’an memerintahkan manusia untuk terus berupaya meningkatkan kemampuan ilmiahnya. Jangankan  manusia (biasa), Nabi Muhammad pun sebagai Rasulullah diperintahkan selalu berusaha dan berdoa agar pengetahuannya bertambah. Doanya dirumuskan Allah sendiri di ujung ayat 114 surat Taha yang artinya kurang lebih: “Tuhanku tambahkanlah ilmu pengetahuanku”. Di samping itu perlu dikemukakan bahwa manusia memiliki naluri haus pengetahuan sebagaimana dilukiskan Rasulullah Saw dalam sunnahnya. “Ada dua keinginannya yang tidak pernah terpuaskan yaitu keinginan untuk mencari ilmu dan mencari harta” (M. Quraish Shihab, 1996: 447).

Uraian tersebut di atas dan ucapan Rasulullah ini menjadi pendorong manusia untuk terus menuntut  ilmu dan mengembangkan dengan memanfaatkan anugerah Allah kepada manusia. Kini, ilmu pengetahuan dan teknologi banyak kehidupan yang dipermudah. Karena manfaatnya itu, laju ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat dibendung. Yang perlu diusahakan adalah mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk  kemaslahatan umat hidup dan kehidupan  manusia, tidak untuk merusak dan membahayakan umat manusia serta lingkungan hidupnya. Pengarahnya adalah agama dan moral yang selaras dengan ajaran agama. Dalam pengembangan ilmu dan penerapannya, agama Islam mampu menjadi pemandu dan pemadu agama dengan ilmu pengetahuan, mampu memadukan wahyu dan akal pikiran manusia. Dan disinilah letak hubungan antara agama Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Hadis dan ilmu pengetahuan yang bersumber dari  akal dan penalaran manusia. (M. Daud Ali, 2000:339).

Pentingnya ilmu menurut Islam, dorongan serta kewajiban mencari dan menuntut ilmu telah menjadikan dunia Islam pada suatu masa di zaman lampau menjadi pusat pengembangan ilmu dan kebudayaan. Di masa yang akan datang, kejayaan di masa lampau itu insya Allah akan berulang, kalau pemeluk agama Islam menyadari makna firman Allah yang menjelaskan bahwa umat Muhammad adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, mempelajari dan mengamalkan agama secara menyeluruh.

From → MPK Agama Islam

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: