Skip to content

MACAM-MACAM TAUHID

Maret 12, 2012

Data Publikasi:

  1. Judul  Buku                                   : Menjadi Cendikiawan Muslim
  2. Pengarang                                     : Dr. KH Zakky Mubarak, MA
  3. Kota dan Nama Penerbit              : Jakarta, Yayasan Ukhuwah Insaniah
  4. Tebal  Buku                                   : 351 halaman

Para rasul diutus oleh Allah untuk menegakan ajaran tauhid di tengah umat manusia. Dan pada dasarnya, ajaran tauhid itu sesuai dengan fitrah setiap jiwa manusia. Dalam perkembangannya, menurut Imam al-Thahawi dalam kitabnya Syarh al-Aqidah al-Thahawiyyah, tauhid tersebut dapat diklasifikasikan  menjadi tiga bagian:

  1. 1.   Tahid rububiyyah

Tauhid rububiyyah adalah pengakuan seorang manusia bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan Yang Menciptakan langit, bumi, dan segala isinya. Semua makhluk yang ada, tidak ada satu  pun yang menyerupai-Nya. Pada hakikatnya semua manusia, baik kafir maupun muslin, berkeyakinan bahwa Allah lahTuhan yang menciptakan mereka. Firman Allah Swt:

Dan sesungguhnya  jika kamu tanyakan kepada mereka: “Siapakan yang menjadikan langit dan bumi  dan menundukan matahari dan bulan?” Tentu mereka akan menjawab: “Allah”. (QS. Al-Ankabut, 29:61)

Bahkan Iblis pun mengakui  bahwa Allah adalah Tuhan  mereka. Ketika itu Iblis mengakui Allah sebagai  Tuhan yang telah menciptakannya. Tetapi Allah angkuh dan  sombong sehingga tidak  mau taat kepada-Nya untuk sujud member penghormatan kepada Adam, makhluk yang diciptakan dari tanah. Sebagainmana dijelaskan dalam ayat-ayat  Al-Qur’an sebagai berikut:

Allah berfirman : “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu  Aku menyuruhmu?” Iblis menjawab:  “Saya lebih  baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.” (QS. Al-A’raf, 7:12)

Pembangkangan dan ketidak  taatan Iblis terhadap perintah Allah Swt karena kesombongan dan keangkuhannya menjadikan  ia makhluk yang kafir dan terkutuk untuk selamanya. Allah berfirman:

“Dan (Ingatlah) ketika Kami berfirman kepada malaikat: “Sujudlah kamu kapada Adam”, Maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggandan takabur dan adalah ia termasuk golongan  orang-orang yang kafir” (QS. Al-Baqarah,  2:34)

Selain sebagai makhluk yang terkutuk, Iblis yang disebut juga syaitan (pada saat ia  beraktifitas menjerumuskan manusia), menjadi musuh umat manusia. Ia dan keturunannya akan terus berusaha dengan berbagai cara, untuk menyesatkan dan menjerumuskan manusia dari jalan benar dan terpuji. Allah berfirman:

“Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau, Aku akan menyesatkan mereka semuanya. Kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis diantara mereka” (QS. Shad, 38: 82-83)

  1. 2.   Tauhid uluhiyyah

Tauhid uluhiyyah, yaitu persaksian bahwa tidak ada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah Swt. Perintah-Nya wajib dituruti dan larangan-Nya wajib dijauhi. Pada hakikatnya, semua  makhluk  dari golongan jin dan manusia diciptakan untuk  beribadah  kepada-Nya. Seorang yang memiliki tauhid ini akan  mengabdikan hidup dan matinya untuk Allah  semata secara totalitas. Berbeda dengan macam tauhid yang pertama, tauhid ini menuntut agar Allah tidak dipersekutukan dengan yang lain-Nya. Jika tuntutan untuk ibadah ini dilanggar, yaitu dengan berbuat syirik kepada-Nya, maka hancurlah semua amal ibadahnya.

“Itulah  petunjuk Allah yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka alaman yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al-An’am, 6:88)

  1. 3.   Tauhid al-asma wa al-shifah

Tauhid al-asma wa al-shifah bertujuan untuk mengesakan nama-nama Allah dan  sifat-sifat-Nya. Meskipun Allah memiliki nama-nama yang dikenal dengan al-Asma al-Husna yang banyak  jumlahnya, tetapi intinya adalah satu dan esa. Kedati Allah mempunyai sifat-sifat yang banyak, misalnya: Pengasih, Penyayang, Penyantun, Pengampun, Penerima tobat, dan lain sebagainya, tetapi  bukan berarti Allah terdiri dari  beberapa oknum, lebih dari satu, melainkan Dzat-Nya tetap satu dan esa.

From → MPK Agama Islam

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: