Skip to content

PERAN ETIKA DI KEHIDUPAN SEHARI-HARI DALAM PENCEGAHAN PLAGIARISME

Desember 30, 2011

Etika akan selalu menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam hal pencegaha plagiarisme.Adabeberapa alasan mengapa terjadi demikian. Pertama, kita hidup bermasyarakat dalam suatu negara yang terdiri dari berbagai suku, kelompok, daerah dan agama yang berbeda, sehingga otomatis mempunyai pandangan-pandangan moral yang berbeda pula. Namun aneka ragam pandangan moral yang ada itu semuanya mempunyai nilai yang menunjukan masyarakatnya kearah yang baik. Bila pandangan-pandangan moral yang ada dikaitkan dengan praktek plagiarisme, pasti tidak akan ada satu pandangan moral pun yang menilai bahwa plagiarisme itu sesuatu yang baik, karena plagiarisme justru akan merusak moral seseorang.

Kedua, modernisasi dan kemajuan teknologi membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat yang dapat bertentangan dengan nilai-nilai etika yang sudah ada sebelumnya. Biasanya karena faktor inilah terjadi praktek plagiarisme, khususnya dari kalangan mahasiswa atau ilmuan yang tidak bertanggung jawab. Karena tidak ingin tertinggal dalam dunia modern, ada saja mahasiswa atau ilmuan hanya menempuh jalan pintas dalam meraih kesuksesan dalam belajar atau melakukan penelitian, yaitu dengan cara menjiplak hasil karya orang lain tanpa mempedulikan bahwa menjiplak hasil karya orang lain adalah suatu bentuk pelanggaran etika.

Ketiga, munculnya  bermacam-macam ideologi yang menawarkan diri sebagai penuntun kehidupan manusia melalui ajaran-ajarannya. Sebagai penuntun kehidupan, apapun ideologi tersebut pasti tidak akan menuntun ke arah plagiarisme, karena itu sama saja dengan menjerumuskan manusia pada kehancuran akhlak. Tapi kita juga jangan sampai menganut sembarang ideologi, karena ada ideologi yang juga melanggar norma-norma yang berlaku di masyarakat.

 

Dari alasan-alasan di atas dapat dilihat betapa pentingnya etika dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan pencegahan plagiarisme. Etika memberi batasan-batasan nilai manusia dalam berperilaku, antara hal yang baik dan hal yang buruk juga antara hak dan kewajiban. Dengan menjalankan etika, seseorang akan terhindar dari perilaku yang buruk dan tidak bertanggung jawab seperti melakukan plagiarisme.

From → Metode Penulisan

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: