Skip to content

LEMAHNYA PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA

Desember 30, 2011

Penegakan hukum diIndonesiamasih lemah. Itu terlihat dari tidak tercapainya tujuan utama dari hukum diIndonesiaitu sendiri yaitu keadilan bagi seluruh rakyatnya. Sepertinya sangat sulit sekali memperoleh keadilan di negeri ini, padahal hukum yang ada diIndonesiasudah disusun dengan sangat baik bila dijalankan dengan benar. Namun kenyataan yang ada sekarang adalah hukum diIndonesiapelaksanaanya belum sesuai dengan yang sebagaimana mestinya.

Ada dua faktor utama mengapa hukum diIndonesiabelum bisa berjalan dengan baik. Pertama, para aparat hukum yang ada belum optimal menjalankan perannya sebagai penegak hukum, terlihat dari kurang diamalkannya etika profesi yang ada oleh aparat hukum tersebut.  Faktor yang kedua adalah kurangnya kesadaran dari masyarakat akan pentingnya mentaati hukum, sehingga hukum bisa sesuai dengan fungsinya yaitu mempertahankan ketertiban atau pola kehidupan yang ada, terlihat dari banyaknya pelanggaran-pelanggaran hukum yang dilakukan masyarakat mulai dari hal yang kecil, seperti membuang sampah sembarangan, sampai hal yang besar, seperti penggunaan formalin dalam produksi makanan, peredaran narkoba, dan lain-lain.

Kedua faktor di atas berkaitan erat dan saling mendukung dalam menciptakan lemahnya penegakan hukum diIndonesiayang salah satu efeknya adalah tindakan amukmassa. Amukmassamuncul akibat dari ketidakpuasan masyarakat akan lemahnya penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat hukum di negara kita. Melihat aparat hukum yang harusnya menjadi penegak hukum justru malah melanggar hukum yang harus ditegakannya itu. Masyarakat pun jengah dengan semua itu, sebagian yang berpikiran pendek malah bertindak anarki dan main hakim sendiri, maka terjadilah amukmassayang bukannya menyelesaikan masalah, tapi justru menambah masalah.

Permasalahan tersebut memerlukan solusi yang tepat agar tidak terjadi berlarut-larut dan semakin parah. Yang pertama kali diperbaiki tentu adalah profesionalisme aparat hukum dalam menjalankan amanah dari masyarakat sebagai penegak hukum yang harus menjadi pedoman bagaimana perilaku seseorang yang taat hukum. Berikutnya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mentaati hukum sehingga hukum bisa berfungsi sebagaimana mestinya sebagai sarana pengendali sosial sehingga dapat mewujudkan tujuan dari hukum itu sendiri yaitu mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyatIndonesia.

 

Daftar Pustaka:

Mubarak, Zakky, Husmiaty Hasyim, Ismala Dewi, dan Ari Harsono. 2010. Manusia Akhlak, Budi Pekerti dan Masyarakat.Jakarta: Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

About these ads

From → MPKT

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: